Minggu, 14 Oktober 2012

CINTA


Tulisan ini hasil setelah aku mendengar semua keluhan dan cerita semua teman - teman dekatku tentang sebuah hal yang terdiri dari lima kata C I N T A....

Entah bagaimana asal muasal satu kata itu, tapi di seluruh dunia baik yang muda atau pun yang tua semua pasti merasakannya....., yah... CINTA begitu sulit kadang diartikan walaupun kadang terasa mudah, banyak orang yang menangis karena bahkan yang paling parah adalah ada yang meninggal karena korban satu kata tersebut, tapi di lain pihak ada banyak juga orang-orang tersenyum dan bahagia karena satu kata tersebut......

Seorang teman yang begitu dekat denganku, menangis tak henti - hentinya di hadapanku entah ini yang keberapa kali dia menangis aku lupa, dia mengeluhkan orang yang dia sayangi pergi meninggalkan dia, dalam hati aku hanya berbisik "ya Allah jangan sampai orang yang menyakiti temanku juga merasakan sakit seperti ini". lain lagi dengan satu temanku yang lain yang mukanya berseri-seri karena baru jadian, bisikku dalam hati "ya Allah bahagiakan dia dengan orang yang dia sayangi".

Aku hanya bisa bilang kepada orang yang membaca tulisanku ini, ingatlah ketika kamu sudah membuat komitmen untuk menerima seseorang untuk menjadi orang yang kalian sayangi maka dengan secara tidak langsung kamu juga sudah berkomitmen untuk menangis karena orang yang kamu sayangi, kadang kita lupa, kita hanya memikirkan kebahagian tanpa mempersiapkan kesedihan, sehingga tatkala kesedihan itu datang kita tidak siap untuk itu, ya begitulah sifat manusia yang tidak pernah mau memikirkan apa itu kesedihan???? padahal alam sendiri sudah memberikan tanda bahwa hidup itu akan ada bahagia dan ada sedih, ada baru ada lama, ada lahir ada kematian.......

Sahabat sedih tak apa asal itu membuat kalian ingat bahwa semua pasti berlalu, bahagia pun begitu semua akan berlalu..., karena hidup di dunia juga akan berlalu....

So... semangaaaaaaaaaaaaaatttttttttttttttttttttttttttttttt ^_^,

Kamis, 11 Oktober 2012

Kuliah S2

PENGALAMAN KULIAH S2 PERTAMA KALI

Mungkin bagi kebanyakan orang kuliah S2 alasan adalah untuk mendapatkan pangkat yang lebih tinggi, ada lagi yang berasalan ingin mendongkrok popularitas di tengah masyarakat, ada lagi yang ingin mendapatkan ilmu tapi untuk alasan yang terakhir mungkin hanya segelintir orang, tapi setelah saya mengikuti kuliah S2 pertama kali di unipa saya ingat dengan kata - kata dosen saya yang secara garis besar beliau mengtakan " apa pun alasan kalian untuk kuliah S2 intinya sama - sama capek, sama - sama meninggalkan keluarga, jadi agar tidak hanya mendapatkan capainya maka ubahlah niat kita kuliah S2 untuk mendapatkan ilmu yang lebih banyak dan InsyaAllah itu lebih mulia" (kira - kira seperti itu kalau kebetulan Bapak baca ini maaf kalau ada bahasa yang di tambah - tambahi hehehhe). Ternyata benar apa yang dikatakan Bapak Djoko, mengikuti perkuliahan dari siang sampai malam berada di kelas sungguh capeknya minta ampun, tapi untung Bapak - Bapak dosen yang terhormat tahu kondisi kami yang kelelahan dan penyakit ngantuk dan bosen biasanya menyerang tanpa pandang bulu tapi Dosen kami benar - benar dosen profesional yang bisa membuat suasana kelas tidak seperti di dalam penjara, kami dibawa ke suasana yang bukan seperti mengikuti perkuliahan yang sangat membosankan, yang biasanya berkutat pada materi - materi yang membuat kami lelah dan bosan, tapi tidak dengan kuliah perdana S2 saya di UNIPA sungguh sangat menyenangkan (walaupun kadang ngantuk  itu datang tapi bentar kok hehehee). 

Terima kasih buat dosen - dosen S2 unipa, harapan besar kami tidak lain adalah menjadi mahasiwa S2 yang bisa membanggakan UNIPA sby dan khususnya buat Keluarga kami......

Untuk teman - teman kelas C SEMANGAAAAAAAATTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT....

Sabtu, 11 Agustus 2012

Problem is like kotoran kambing

Problem atau masalah adalah suatu kewajiban yang di miliki oleh seorang yang hidup di dunia ini, tidak ada seorang pun yang luput dari masalah, karena dari maslah itu kita bisa belajar dan menjadi dewasa, jangan pernah menghindari masalah yang pada akhirnya akan lebih besar, kemana pun kamu pergi, ntah itu ke gunung atau ke dasar samudra untuk menghindari masalah maka itu tidak akan pernah bisa, anggap saja masalah itu seperti "kotoran hewan yang berada di depan pintu rumahmu" krtika kamu mau masuk tidak bisa karena terhalang oleh kotoran tersebut, jangan pernah mengeluh dengan kotoran itu karena dengan mengeluh tidak akan pernah ada jalan keluar, jangan pernah bertanya dari mana dan siapa yang menaruh kotoran tersebut karena itu adalah pekerjaan yang sia- sia, maka yang harus kamu lakukan adalah berfikir sejenak dan mulailah untuk membersihkan kotoran tersebut, mungkin.... pembersian itu membutuhkan waktu yang lama satu hari dua hari bahkan satu minggu, janganlah pernah mengeluh ketika membuang kotoran itu, di kerjakan, di buang ke taman belakang, maka dengan sendirinya kotoran itu akan habis, tapi seiring berjalannya waktu kotoran itu telah menyuburkan tanaman2 kita yang ada di taman belakang, tanaman menjadi lebih hijau dan subur, seperti itulah masalah ketika sudah lepas dari masalah itu makan kebahagian yang akan muncul so.... jangan pernah mengeluh karena maslah tiap orang yang di hadapi sesuai dengan kemampuan masing masing, tetap semangat dengan hidup ini jangan pernah menyerah karena tersandung masalah.....

stay cool dan katakan ketika ada masalah "selamat datang pupuk kadang" ^_^,

Selasa, 14 September 2010

Bagaimana Musik mempengruhi kita : sebuah Medley

"musik menimbulkan getaran tertentu yang tak dpt di sangkal lagi menimbulkan reaksi fisik. pada akhirnya, getaran yang tepat bagi setiap orang akan ditemukan dan dimanfaatkan "" (George Gershwin)

Sebagian besar diantra kita menikmati mendengarkan musik tanpa sepenuhnya menyadari pengaruhnya. kdang-kadng musik itu merangsng, waktu lain terlampau tersngsng bahkan terlalu invasif. apa pun tanggapan kita, musik menghasilakn efek mental dan fisik. untuk sampai memahami bagaimana menyembuhkan dengan musik, kita hrus lebih dalam apa yang sesungguhnya dikerjakan oleh musik. begitu kita mendapatkan pengetahuan ini, kita mampu apapun tingkat bakt musik kita belajar mengubah "saluran suara" kita tanpa banyak usaha sebgimana kita mengubah saluran televisi untuk menghsilakn efek-efek tertentu yng kita kehendki.